Keputusan Jordi Amat pilih Persija Jakarta sekaligus menolak tawaran dari klub Spanyol dan Arab Saudi langsung menarik perhatian publik sepak bola. Bek naturalisasi timnas Indonesia ini secara tegas menunjukkan loyalitasnya terhadap Macan Kemayoran, meskipun beberapa klub luar negeri menawarkan nilai kontrak lebih besar.
Komitmen Jordi Amat di Persija Jakarta
Jordi tidak mengambil keputusan ini secara tergesa. Ia berbicara panjang lebar dengan keluarganya dan juga berdiskusi serius dengan manajemen klub. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, ia memutuskan untuk tetap memperkuat Persija di musim 2025/2026.
Ia menyampaikan tekad untuk membantu Persija meraih gelar juara Liga 1. Selain itu, ia juga ingin memperkuat lini pertahanan tim secara konsisten sepanjang musim. “Persija bukan sekadar klub. Ini rumah kedua saya sekarang,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Alasan Menolak Klub Spanyol dan Arab
Jordi sempat menerima tawaran dari beberapa klub di Spanyol dan Arab Saudi. Mereka mengajukan kontrak berdurasi panjang dengan bayaran yang lebih besar. Namun, ia lebih memilih kenyamanan bermain dan atmosfer sepak bola Indonesia yang unik.
Ia merasa lebih dihargai dan memiliki peran penting sebagai pemain senior di Persija. “Fanatisme Jakmania luar biasa. Saya ingin membalas dukungan mereka dengan trofi,” tambahnya. Karena alasan itu, ia menolak tawaran luar negeri tanpa ragu.
Kontribusi Jordi Amat bersama Persija
Sejak mengenakan seragam Persija, Jordi tampil konsisten di lini belakang. Ia mencatat rata-rata 4,2 tekel per pertandingan dan memenangi lebih dari 65% duel udara. Angka ini menunjukkan kontribusinya yang sangat penting dalam struktur pertahanan tim.
Pelatih Thomas Doll pun merasa tenang karena Jordi tetap bertahan. Dengan begitu, ia bisa membangun taktik bertahan secara lebih solid dan berkelanjutan. Selain itu, kehadiran Jordi juga meningkatkan mental bertanding rekan-rekannya.
Pengaruh bagi Pemain Muda dan Timnas
Banyak pemain muda Persija mendapat bimbingan langsung dari Jordi. Ia aktif memberi arahan dan motivasi saat latihan dan pertandingan. Perannya tidak hanya sebagai bek tengah, tetapi juga sebagai mentor di ruang ganti.
Selain itu, Jordi tetap menjadi pilihan utama di lini belakang timnas Indonesia. Dengan bermain di Liga 1, ia lebih mudah dipantau oleh pelatih Shin Tae-yong. Hal ini tentu menguntungkan timnas dalam persiapan berbagai kompetisi internasional.
Reaksi Fans atas Keputusan Jordi Amat
Jakmania menyambut keputusan Jordi pilih Persija dengan antusias. Media sosial Persija langsung dibanjiri komentar positif. Banyak yang menyebutnya sebagai simbol loyalitas sejati di era modern sepak bola.
Tidak sedikit fans yang memintanya bertahan lebih lama dan mempersembahkan gelar juara. Mereka menganggap Jordi sebagai bagian dari keluarga besar Jakmania, bukan sekadar pemain asing.
Target Jordi di Musim 2025/2026
Dia memasang target tinggi di musim 2025/2026. Ia ingin membawa Persija menjuarai Liga 1. Selain itu, ia juga bertekad mencetak lebih banyak gol dari bola mati dan menjaga jumlah clean sheet.
Dalam konferensi pers awal Juli 2025, ia mengatakan, “Ini musim penting. Saya ingin meninggalkan warisan yang membanggakan di Persija.” Pernyataan ini menegaskan motivasi dan dedikasinya untuk klub.
Kesimpulan: Keputusan Loyal Sang Bek
Dia menunjukkan bahwa loyalitas masih punya tempat dalam dunia sepak bola. Ia menolak tawaran menggiurkan dari luar negeri demi komitmen pada Persija Jakarta. Keputusannya bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga soal hati dan rasa memiliki.
Sikap Jordi pilih Persija ini menjadi inspirasi bagi pemain lain. Ia membuktikan bahwa kesetiaan dan semangat membela klub bisa membawa dampak besar, tidak hanya bagi tim, tapi juga untuk perkembangan sepak bola nasional.
